Posted on 06 May 2009. Tags: lineage2 fanfiction
Chapter 3 : Forest of Dead
Rune township pukul tujuh pagi. Kabut mulai menipis, uap lembab dari laut menyesakkan dada rayner. Suara peluit kapal dari pelabuhan Rune terdengar sesekali.
Rayner meregangkan tubuhnya. Membuka matanya dengan enggan.
Langit langit coklat kusam menyadarkan rayner bahwa ia masih berasa di kota kabut. Begitulah Rayner menyebut Rune.
Rayner bangun dan pergi mandi.
Valmariel sedang berbaring miring, rambut panjang pirangnya kusut. Setengah badannya tertutup selimut coklat yang terlihat hangat. Ia bergeser ke kiri lalu berguling dan berdebum keras kelantai.
Sunyi sesaat
“………………..”
Valmariel membuka matanya, menggerutu pendek, duduk dan menggosok matanya. Ia menoleh dan mendapati Slavin sedang bertengger di ranjang, menegakkan leher dan menatap valmariel.
Ia berani bersumpah kalau slavin sedang tertawa
Read the full story
Posted in Fanfiction, Stories
Posted on 04 May 2009. Tags: fanfiction, Lunar Idol, RF online
Siang itu Franco duduk di kantornya,
Dengan kepala pusing 7 keliling, Franco menatap tumpukan hasil seleksi Bellato Idol di meja nya.
“Aduh, pilih yang mana nih?” batin Franco
Dengan malas malasan ditarik nya tumpukan itu.
Yang pertama adalah seorang wizard cowo yang rambutnya cepak, dengan keahlian ,
“hmm, mengubah wujud??”
“emang ini acara the master??” Gerutu Franco bete dan melempar profile si wizard ke lantai.
Franco meraih profile berikutnya,seorang cewe Shield miller bergaya rapper dengan rambut rasta.
“kualitas suara dibawah dracozen” begitulah catatan yang tertulis dengan tinta merah di samping foto
Tanpa banyak pikir, Franco segera melempar profile si rapper ke lantai
Lalu berikutnya seorang holy chandra dengan suara mirip Rihanna, tapiiiii….
MUKANYA MIRIP BABA !!!!
Franco melempar profile si holy chandra sambil bergidik jijay
Read the full story
Posted in Fanfiction, Stories
Posted on 20 April 2009. Tags: fanfiction, lineage2 fanfiction
Chapter 2 : The worst Elven Elder Ever
Siang hari yang cerah di aden. Kota pusat pemerintahan itu nampak selalu ramai. Ratusan pedagang bersama hewan – hewan peliharaan membentuk pasar di tengah kota. Menciptakan suasana hiruk pikuk yang agak kurang cocok untuk kota yang disebut pusat pemerintahan.
GEDUBRAKKKKKKK !!!!
AAAAAAAAAAAHHHH!!!
ADUH!!
Dimana nih? Seorang bishop memandang berkeliling sambil membersihkan bajunya
Disisinya seorang dwarf berkuncir kuning memasang tampang masam, berusaha berdiri dengan bantuan palunya yang besar.
“Lohhh?? Kok disini?? INI KANN… ” kamael cewek bertampang galak. Belum sempat menyelesaikan kalimatnya, seorang warlord menyambar lanjutannya.
“EINHASAD TEMPLE” geram warlord berambut coklat gelap itu “ATAP EINHASAD TEMPLE !!!!” ia mendelik memandang elf cewek dihadapannya yang masih terhuyung huyung.
Read the full story
Posted in Fanfiction, Stories
Posted on 17 April 2009. Tags: fanfiction, Lunar Idol, RF online
Bunyi cipratan air terdengar keras di salah satu sudut danau padang spire.
sore itu cerah, matahari bersinar lembut menghangatkan udara sore. Valmariel sedang duduk di bebatuan dibawah bayangan pohon willow, melemparkan kerikil – kerikil di dekat kakinya ke tengah danau.
“@#$#^%$&^&$!!!” Valmariel menggerutu panjang lebar dalam hati. Valmariel jadi harus bunga kartu kredit Bank of Cora gara – gara Slavin ga bayar gajinya bulan kemaren.
Valmariel udah curhat selama dua jam sama MbahDarm0, tapi hatinya masih kesal. Mbah pun ngga bisa banyak membantu, soalnya mbah sendiri aja tiap hari dipalak sama “Preman itu”.
Akhirnya Valmariel pergi ke sudut danau yang sepi untuk menumpahkan omelannya.
“Permisi…” sebuah suara cewe menghentikan Valmariel yang lagi ngedumel sendiri.
Read the full story
Posted in Fanfiction, Stories